Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Jumat, 07 Agustus 2026

KEJARI PACITAN GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1446 H
Oleh Admin | Kamis, 19 September 2024
Bagikan :

Pacitan, 19 September 2024- Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen yang sangat berarti bagi umat Islam. Perayaan ini diadakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad setiap 12 Rabiul Awal dalam kalender hijriah. Pada Kamis (19/09/2024), seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Pacitan dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini beserta anggota hadir mengikuti pengajian dan ceramah agama.

Suasana menjadi khidmat saat acara dibuka dengan lantunan sholawat oleh hadrah Tali Jiwo Sumberharjo. “Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul pada siang ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mari kita ambil hikmah dari periingatan ini dengan meneladani sifat-sifat mulia Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun kita belum bisa menerapkan sepenuhnya, setidaknya kita selalu berusaha menjalankan ajaran-ajarannya. Semoga kita semua mendapat syafaat beliau di hari kiamat kelak” ujar Ibu Debby Eri Yudianto, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pacitan dalam sambutannya.


“Dalam hadist disebutkan bahwa Barang siapa yang memuliakan/memperingati hari kelahiranku maka aku akan memberinya syafa’at pada hari kiamat, dan barang siapa memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiranku, maka akan diberi pahala seperti memberikan infaq emas sebesar gunung fi sabilillah” jelas Ustadz Khoirul Hidayat di Aula Graha Adhyaksa Kejari Pacitan.

Ustadz Khoirul Hidayat juga mengingatkan untuk selalu bersholawat agar mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Syafaat Nabi Muhammad SAW merujuk pada pertolongan yang diberikan oleh beliau kepada umatnya pada hari kiamat “Manusia meninggal tanpa membawa apa-apa kecuali amal ibadah, itupun belum tentu diterima karena kita bisa selamat karena syafaat Rasul” katanya.

Acara ditutup dengan doa dan mahalul qiyam sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan kepada Rasulullah SAW. Di antara bait-bait mahalul qiyam tersebut, seluruh peserta acara maulid terlihat khusyuk berdoa memohon doa dan hajat kepada Allah SWT. Perayaan Maulid adalah momentum terbaik bagi umat Islam untuk merenungkan ajaran Nabi Muhammad dan berusaha meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

(APD/adh-pct)

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling