Pacitan, 22 Juli 2024- Masih dalam semarak rangkaian acara Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, Eri Yudianto, memberikan penghargaan kepada pemenang lomba videografi dengan tema ”Potensi Desa”. Lomba diikuti oleh 101 peserta dari berbagai Desa se-Kabupaten Pacitan, setiap desa berusaha menampilkan karya terbaik berbagai potensi yang dimiliki dari segi potensi bahari, situs sejarah, kearifan lokal maupun potensi UMKM.
Gagasan lomba Potensi Desa adalah Kejaksaan Negeri Pacitan mendorong agar desa bisa mandiri dengan optimalisasi Potensi Desa. Telah diketahui bahwa Kejaksaan RI sangat consent dalam membina, mengawasi dan mengawal Dana Desa dibuktikan dengan dilaksanakan Perjanjian kerjasama antara JAM INTEL dengan DIRJEN KEMENDES PDTT, nomor : B-1492/D/Ds/11/2018 tertanggal 07 November 2018.

Sedangakan Jaksa Agung RI menginstruksikan dengan Instruksi Jaksa Agung (INSJA) Nomor 5 Tahun 2023 yakni optimalisasi peran Inteljen melalui program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa). Sehingga, Jaksa semakin dirasakan manfaatnya ditengah-tengah masyarakat dan akan berdampak pula terhadap kepercayaan publik kejaksaan. Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin mengingatkan “Jangan sampai mereka (aparat desa) karena ketidaktahuannya menjadi objek pemeriksaan Aparat Penegak Hukum, ini perlu dilakukan bimbingan, pembekalan sehingga pembangunan desa tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran,” ujar Burhanudin dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 Agustus 2023.
Program yang dicanangkan Kejaksaan RI tidak terlepas dari Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang dirancang pada 2014 lalu yaitu Bangun Indonesia dari Pinggiran (Daerah dan Desa) dan sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama dua periode setidaknya (tahun 2015 – 2024) sebesar Rp. 609,948 tilriun, Kejaksaan mempunyai andil dalam mengamankan dan mengawal anggaran sebesar itu.
Optimalisasi potensi perlu ditingkatkan sebagaimana diatur Pemendes PDTT Nomor 1 Tahun 2015 pasal 23 ayat 1 “Desa berwenang melakukan pungutan atas jasa usaha seperti pemandian umum, wisata desa, pasar Desa, tambatan perahu, karamba ikan, pelelangan ikan, dan lain-lain, dan Desa dapat mengoptimalkan pendapatan asli Desa dari potensi yang ada di desa sebagaimana diatur dalam pasal 72 UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.
Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, Eri Yudianto, mengatakan “Pacitan sangat potensial dalam industri pariwisata, banyak tempat menarik yang dapat dijadikan destinasi wisata baik budaya, wisata alam maupun UMKM, dan apabila dikenalkan lewat dunia maya (media sosial) akan lebih cepat dikenal dalam era digitalisasi saat ini dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan Asli Desa dan juga akan berimbas pada Pendapatan Asli Daerah”.
“Kejaksaan tidak hanya melakukan tindakan represif, tapi harus mempunyai pikiran cerdas bagaimana mensosialisasikan agar tidak ada penyimpangan terhadap anggaran desa, tapi justru meningkatkan pendapatan asli desa yang akhirnya bisa mensejahterakan masyarakat, inilah moment-nya untuk memberikan informasi potensi desa kepada masyarakat luar” tambahnya. Eri Yudianto berharap dengan adanya kompetisi ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan pada destinasi wisata yang akan memberikan dampak bagi perekonomian bagi desa.

Dewan Juri yang sengaja diberikan kepercayaan untuk melakukan penilaian adalah Juri yang sudah profisional dibidangnya yaitu Audro Cristofel Rompas dari Sagihe Sulut, Satya Winie Ambasador dari satu perusahaan Internasionlal yang saat ini tinggal di Singapore dan Johan budayan Pacitan.
Setelah proses seleksi video, didapatkan enam nominator diantaranya yaitu Desa Kalipelus, Desa Sidomulyo, Desa Hadiwarno, Desa Donorojo, Desa Tambakrejo dan Desa Temon. Acara dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) beserta jajaran, seluruh pegawai dan PPNPN Kejaksaan Negeri Pacitan, Purnaja dan Seluruh Camat se-Kabupaten Pacitan. Juara satu dimenangkan oleh Desa Sendang dengan mengusung objek wisata Pantai, juara kedua dimenangkan oleh Desa Mujing dengan objek anyaman bambu serta Desa Widoro mendapat juara ketiga untuk video bertema objek Pande Besi.
(icak/adh-pct)